Today

Ramadan 2026, Komunitas Pekerja Kilang Balongan Berbagi Santunan Rp40 Juta kepada Anak Yatim

Boni Tabroni

santunan dhuafa pertamina

Indramayu, Reformasi.co – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus ditunjukkan oleh komunitas pekerja di lingkungan Kilang Pertamina Balongan. Melalui berbagai bagian kerja, para pekerja kembali menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim di sejumlah lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Indramayu.

Rangkaian kegiatan sosial tersebut dilakukan secara bertahap sepanjang Ramadan. Sebelumnya, Bagian RCC Kilang Balongan menyalurkan santunan senilai Rp10 juta kepada Pondok Pesantren Bahrurrohmah Alhidayah III di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi. Bantuan serupa juga diberikan oleh Bagian HSC sebesar Rp10 juta kepada Pondok Pesantren Darul Falah, serta Rp10 juta dari Bagian DHC kepada Pondok Pesantren Modern Al Mu’minien.

Kegiatan berbagi kembali berlanjut pada akhir pekan lalu. Bagian Emergency and Insurance – HSSE RU VI menyalurkan santunan Rp5 juta kepada Yayasan Al Amin Hidayatullah Indramayu. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Bumi Patra.

Selain itu, fungsi Finance RU VI turut memberikan santunan Rp5 juta beserta paket bingkisan kepada anak-anak yatim yang berada di bawah naungan Rumah Yatim Arrahimah Abu Hurairah Indramayu.

Secara keseluruhan, dari empat bagian tersebut, komunitas pekerja Kilang Balongan berhasil menyalurkan santunan senilai Rp40 juta selama Ramadan. Seluruh bantuan diberikan kepada pondok pesantren dan yayasan yang menaungi serta membina anak-anak yatim dan piatu di wilayah Kabupaten Indramayu.

Section Head Emergency and Insurance – HSSE RU VI Balongan, Nyono Safarun, menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yatim. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi doa dan ikhtiar agar operasional Kilang Pertamina Balongan senantiasa berjalan lancar serta membawa keberkahan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, menyampaikan apresiasi atas inisiatif para pekerja dari berbagai fungsi yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima bantuan, tetapi juga mempererat hubungan antara perusahaan, pekerja, dan masyarakat sekitar sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kondusif.

Cecep menegaskan bahwa Kilang Balongan akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadan, tetapi juga berlangsung sepanjang tahun.

Di sisi lain, ia memastikan bahwa selama Ramadan seluruh peralatan dan unit produksi Kilang Balongan tetap beroperasi dengan baik guna menjaga pasokan bahan bakar minyak bagi kebutuhan dalam negeri.

BERITA TERKAIT

Tinggalkan komentar