Indramayu, Reformasi.co – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan keluarga besar Dr. H. Sanuri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan buka puasa bersama. Acara tersebut digelar di kediamannya di Desa Sliyeg RT 02 RW 01, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/3/2026), dan dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan.
Sejak sore hari, masyarakat sudah mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Mereka memanfaatkan momen tersebut tidak hanya untuk menunggu waktu berbuka, tetapi juga untuk bersilaturahmi dan berbincang dengan sesama warga serta keluarga besar tuan rumah.
Suasana keakraban terasa kuat menjelang waktu berbuka. Warga yang hadir tampak saling menyapa dan berbagi cerita, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat di tengah bulan Ramadan.
Dr. H. Sanuri mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan yang telah menjadi agenda rutin setiap Ramadan itu kembali dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, buka puasa bersama bukan sekadar kegiatan makan bersama, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan sosial antara dirinya dan masyarakat.
Ia menilai antusiasme warga yang terus meningkat dari tahun ke tahun menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan semangat gotong royong masih terpelihara di tengah masyarakat.
Selain berbuka puasa bersama, acara tersebut juga diisi dengan doa bersama. Doa dipanjatkan agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda setempat. Kehadiran mereka semakin menambah makna kebersamaan dan memperkuat nilai silaturahmi dalam kegiatan tersebut.
Dr. H. Sanuri berharap tradisi berbagi kebersamaan ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Ia juga berharap semakin banyak masyarakat yang dapat berpartisipasi sehingga semangat persaudaraan dan kepedulian sosial dapat dirasakan lebih luas.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi di bulan Ramadan diharapkan terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.





