Indramayu, Reformasi.co – Upaya mempererat hubungan industrial sekaligus menjaga stabilitas operasional terus dilakukan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan. Salah satunya melalui kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan berbagai unsur pekerja dan pemangku kepentingan di lingkungan kilang.
Kegiatan yang digelar di GOR Bumi Patra, Indramayu, Rabu (17/3), diinisiasi oleh Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan. Acara tersebut dihadiri General Manager RU VI Balongan Yulianto Triwibowo bersama jajaran manajemen, serta sejumlah perwakilan serikat pekerja dan elemen masyarakat.
Tidak hanya diikuti oleh anggota serikat pekerja internal, acara ini juga melibatkan sejumlah organisasi pendukung, seperti Serikat Aria Wiralodra, Serikat Pekerja Spersada Nusantara (unsur keamanan), Serikat Pekerja Armada Patra Balongan (pengemudi), komunitas olahraga KODRAT, hingga perwakilan mahasiswa dari Dewan Energi Mahasiswa Indramayu.
Keterlibatan lintas elemen ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun hubungan kerja yang harmonis dan saling menguatkan. Peran tenaga keamanan dan pengemudi dianggap vital dalam mendukung operasional dan distribusi energi, sementara mahasiswa menjadi representasi aspirasi masyarakat terdidik di daerah.
Ketua Umum SP-PBB, Wawan Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus refleksi bagi seluruh pekerja.
Ia menegaskan bahwa soliditas antara pekerja, manajemen, dan mitra kerja menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan kilang, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan operasional ke depan.
Hal senada disampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Cecep Supriyatna. Ia menekankan bahwa keberhasilan operasional kilang tidak hanya ditentukan oleh faktor internal perusahaan, tetapi juga dukungan dari lingkungan sosial dan para pemangku kepentingan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan mahasiswa turut berperan dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi keberlangsungan operasional energi nasional.
Selain memperkuat sinergi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial. Pada kesempatan tersebut, disalurkan bantuan berupa dukungan dana pendidikan serta perlengkapan alat tulis bagi santri di Yayasan Al Amin Pesantren Hidayatullah di wilayah Paoman, Indramayu.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengasuh pesantren, Ustadz Mizan Anwar, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan dan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap kolaborasi antara pekerja, manajemen, dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga operasional Kilang Balongan tetap berjalan optimal sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.





