Today

Warga Pati Tewas Gantung Diri di Tambak Indramayu, Polisi Selidiki Penyebab

Boni Tabroni

pria bunuh diri di perumahan bdi indramayu

Indramayu, Reformasi.co – Warga Perumahan BDI 1, Jalan Nusa Indah Utama A 8, Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri, Kamis (22/1/2026) pagi. Korban diketahui bernama Said, seorang montir sepeda motor asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh Rizki, petugas keamanan perumahan yang tinggal serumah dengan korban. Saat hendak ke kamar mandi usai berjaga di pos, Rizki melihat Said telah tergantung di area dapur rumah. Temuan itu segera dilaporkan kepada Novian, kakak Rizki, yang kemudian mendatangi lokasi.

Setibanya di rumah, Novian mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan leher terikat kawat yang tersambung ke bagian atap dapur. Kejadian tersebut selanjutnya diberitahukan kepada warga sekitar dan dilaporkan ke Polsek Indramayu.

Menurut Novian, korban telah bekerja sekitar enam bulan sebagai mekanik di bengkel miliknya. Selama bekerja, Said dikenal pendiam dan tertutup. Ia juga disebut enggan tidur di dalam kamar dan lebih memilih beristirahat di luar ruangan dengan alas kasur. Novian menambahkan, korban pernah menyampaikan bahwa dirinya berasal dari Pati, Jawa Tengah, namun tidak pernah menunjukkan identitas diri secara lengkap.

“Untuk berkomunikasi pun ada jarak. Beberapa waktu terakhir, sikapnya terlihat berbeda setelah melihat telepon genggamnya. Saya menduga ada masalah pribadi, tetapi tidak pernah diceritakan,” ujar Novian.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang di sekitar rumah, sementara jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gemilang melalui Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga berupaya menghubungi keluarga korban di luar daerah dengan menelusuri alamat dan nomor kontak yang tersimpan di ponsel korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini. Karena korban bukan warga Indramayu, kami juga berkoordinasi untuk mengabarkan pihak keluarga,” ujar AKP Indrie.

BERITA TERKAIT

Tinggalkan komentar